yang kutunggu tiba. dari bilik kecil panel listrik sebelah gudang aku intip tante x mengajari anak buah senam sex.
biasanya ini pelajaran extra seteah semua bubar. hanya untuk kalangan terbatas. pesertanya para gundik dan pelacur itu. mama tak pernah mau campur tangan.
belasan orang melingkar. tante x tunjukkan atraksi memainkan otot pinggul. mereka menahan diri agar supaya tidak cekikikan.
tante x terlentang, kangkang, otot sekitar perut bisa berputar. lainnya meniru.
tante x nungging, lipatan bodytightnya bisa mengerut tertarik kedalam lipatan pantat oleh tarikan otot. lainnya meniru. banyak yang belum lancar.
yang dahsyat akhirnya tiba. di tempat loker. aku harus memutar ke lubang angin pake ladder A. tante x telanjang, masukkan kapul wadah kunci yang sudah dibasahi ludah ke liangnya lantas digerak-gerakkan. ya terlentang, ya nungging, bahkan berdiri satu kaki sementara kaki lain diangkat. kapsul kunci tidak jatuh.
“laki gue bisa muncrat liat ginian,” kata tante cantik genit.
“laki gue juga. makanya gue mau belajar,” kata tante bekas model.
aku ngaceng. tapi aku tahan. malamnya aku onani. paginya juga.